Welcome
Psalm 28:7
The LORD [is] my strength and my shield; my heart trusted in him, and I am helped: therefore my heart greatly rejoiceth; and with my song will I praise him. (KJV)
Tampilkan postingan dengan label IT 4 Business. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IT 4 Business. Tampilkan semua postingan
Jumat, 07 Januari 2011
Isu privasi pada Facebook : Seberapa amankah facebook kita???
Kamis minggu lalu, tepatnya kamis awal tahun 2011 yang cerah kebetulan saya maju yang pertama untuk presentasi IT for Business tetang paper saya yang berjudul " Isu-Isu Privasi yang Terdapat pada Situs Jejaring Sosial Facebook".
Isu isu privasi ini menyangkut tentang keamanan dari situs itu sendiri. Antara lain menyangkut tentang keamanan informasi pribadi seperti nama, alamat, dan lain sebagainya. Hal ini dapat menimbulkan kejahatan seperti penipuan, pembajakan, dan tindakan kriminal lainnya.
Saya tertarik mengangkat judul ini untuk saya masukkan kedalam paper saya karena pada jaman sekarang ini semua orang pasti kenal yang namanya situs pertemanan seperti Facebook, siapa sih yang ga kenal dan ga tahu tetang Facebook? Nah walaupun banyak yang tau dan menggunakan Facebook, namun banyak juga yang ga tahu bagaimana memanfaatkan kontrol privasi pada facebook supaya facebook kita aman dari tangan-tangan jahil orang-orang yang ga bertanggung jawab menyalahgunakan facebook kita untuk hal-hal yang merugikan diri kita dan orang lain. Misalnya melakukan penipuan melalui data-data informasi pribadi kita seperti nomer handphone, alamat, dan lain sebagainya.Banyak juga terjadi kasus penculikan melalui facebook dan lain sebagainya. Otomatis hal ini akan membuat para pengguna facebook menjadi was-was dan merasa tidak aman lagi, hal ini akan menimbulkan ketidaknyamanan dalam pemakaiannya.
Padahal hal-hal tersebut dapat dicegah dengan berbagai cara, disini saya hanya membahas cara yang paling sederhana dan mudah. Cara ini dengan memanfaatkan sistem kontrol yang terdapat dalam facebook itu sendiri. Waktu kita masuk pada akun facebook kita, maka kita akan melihat pada bagian privacy setting. Di bagian itu kita bisa mengatur keaman privasi dari data-data pribadi kita.
Pertama kontrol untuk seluruh konten. Ini mengatur konten yang dibuat akan terlihat oleh semua orang (berarti juga semua orang di internet), jaringan pertemanan dari teman , atau hanya teman saja.
Kedua, berkaitan dengan keamanan informasi dasar/standar yang berisi nama, profile picture, serta beberapa informasi dasar yang membuat orang lain mudah untuk menemukan akun seseorang di Facebook.
Ketiga , kontol untuk mengatur aplikasi serta situs.
Semakin banyak menulis informasi pada akun facebook maka semakin banyak pula informasi pribadi yang secara sadar atau tidak ikut terbagi ke dalam jaringan.Hal ini akan semakin membuka celah para pelaku kriminal untuk menyalahgunakan data informasi yang telah di masukkan kedalam akun facebook. Oleh sebab itu kita perlu berhati-hati dalam menggunakan facebook.
Selain mengatur kontrol privasi pada akun facebook, jangan lupa membuat password yang tidak gampang tertebak oleh orang lain, misalnya jangan menggunakan tanggal ulang tahun dan lain sebagainya. Selain itu berhati-hatilah dalam memilih teman di facebook, jangan sembarangan berteman karena kita tidak tahu kan orang seperti apa yang menjadi teman kita??
Akhirnya berakhirlah presentasi saya pada jam kuliah IT for business, diskusi kelas kurang bejalan maksimal karena banyak anak yang masuk telat sehingga mereka kurang mengikuti jalan dari presentasi materi yang telah saya sampaikan. tapi secara keseluruhan saya merasa bersyukur dan senang karena telah membagi apa yang saya tau kepada teman-teman saya.
Saya berharap apa yang saya sampaikan disini berguna dan dapat menambah wawasan. Terimakasih atas perhatiannya, terimakasih kepada pak Eddy selaku dosen IT for business saya yang telah mengajarkan banyak hal. Sampai berjumpa lagi ^_^
God Bless Us
Senin, 06 Desember 2010
Pro kontra E-retail
Minggu lalu tepatnya hari kamis saya mengikuti kuliah IT For Business di kampus saya dengan format yang berbeda dari sebelum mid test. Jadi pak Eddy memberi tugas ke kami untuk membuat paper lalu dipresentasikan.Kebetulan kemarin yang maju ada 6 orang dan hampir semuanya membahas tentang situs jejaring sosial dan e-commerce yang terfokus pada e-retail atau perdagangan melalui internet. Wah benar-benar jadi forum diskusi yang seru. Semua mahasiswa yang maju terlihat bersemangat dalam mempresentasikan papernya masing-masing.
Disini saya mau membahas tantang paper dari teman saya Victorius Debby yang kebetulan maju pertama dalam diskusi kelas. Teman saya ini membahas tentang perdagangan retail melalui internet. Seperti yang kita ketahui, perkembangan dunia sudah memasuki era teknologi khususnya internet. Hampir semua aktifitas dapat dilakukan melalui internet. Bahkan pada tahun 1994, virtual-shopping atau e-retail muncul di internet dan mulai berkembang pesat sampai sekarang dangan sistem pembayaran yang semakin memudahkan konsumen seperti paypal, klik BCA dan lain sebagainya. Apalagi di dukung dengan semakin murahnya internet dan semakin banyak orang yang mengakses internet. Situs-situs jual beli online pun semakin marak dan berkembang, sebagai contoh amazon.com, ebay, berniaga.com, jualbeli.com, dan lain sebagainya. Bahkan situs-situs jejaring sosial seperti facebook pun dapat di gunakan sebagai media perdagangan online.Bahkan banyak teman-teman saya yang juga melalukan e-retail melalui facebook walaupun dengan sistem yang masih sederhana tapi terbukti mereka bisa menghasilkan laba yang lumayan besar.
Tidak heran kalau e-retail mulai menjadi pilihan belanja alternatif yang mudah bagi para konsumen. Banyak manfaat yang bisa dinikmati melalui e-retail, antara lain target pasar yang luas, dapat membandingkan produk, dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja, kemudahan berbelanja hanya dengan satu klik tanpa harus keluar rumah, tidak perlu antri di kasir, hemat waktu dan tenaga, dan lain sebagainya. Sangat mudah dan nyaman.
Namun meskipun e-retail memiliki banyak manfaat dan keuntungan, e-retail juga mempunyai kelemahan. Kelemahannya antara lain karena memakai teknologi internet maka bergantung pada koneksi internet. Hal ini menyulitkan masyarakat yang berada di area koneksi internet yang rendah. Selain itu barang yang diperjual belikan tidak bisa dilihat secara langsung, tidak bisa disentuh,di raba, dipegang, dicoba, dan dibaui. Juga rawan penipuan dan tindak kejahatan lainnya. Keamanannya pun perlu dipertanyakan lagi.
Kurang lebih seperti itu yang saya tangkap dari isi presentasi tersebut, selanjutnya terjadi perdebatan yang seru mengenai pro kontra e-retail. Pada sesi pertanyaan, teman saya Hendrik menanyakan solusi untuk mengatasi penipuan di e-retail. Hal ini membuat saya berpikir juga kalau e-retail itu sangat rawan dengan kejahatan, ini bisa merugikan calon konsumen. Apalagi ditambah dari pernyataan dari teman saya yang lain yang mengatakan bahwa bentuk penipuan di internet pun semakin canggih. Misalnya penipuan dengan meniru icon klik BCA pada salah satu situs jual beli online. Sungguh ironis, perkembangan internet yang semakin canggih juga diikuti oleh tindak kajahatan dunia maya yang semakin canggih juga. Oleh karena itu mari kita lebih berhati-hati apabila melakukan aktifitas jual beli online, jangan mudah memberikan informasi pribadi kita khususnya dalam hal ini adalah nomer rekening kita. Karena para pelaku kejahatan dunia maya ada disekitar kita.
Demikian tulisan blog saya mengenai diskusi kelas IT for Business tanggal 2 Desember 2010 mengenai e-retail. Semoga bermanfaat bagi pembaca. ^_^
Tuhan memberkati...
Selasa, 30 November 2010
Mahasiswa Canggih Versus Mahasiswa Gaptek
Di jaman yang memasuki era teknologi, tidak bisa dipungkiri hampir semua aspek kehidupan menggunakan teknologi. Aktivitas yang dapat dilakukan dengan teknologi pun bermacam-macam mulai dari aktitas belanja, hiburan, membicarakan sesuatu, aktivitas industri, pendidikan, perusahaan dan lain sebagainya pun tidak lepas dari teknologi.
Jaman yang semakin menuntu adanya kecepatan dan ketepatan informasi harus di imbangi dengan teknologi juga. Oleh karena itu muncul suatu teknologi informasi. Sebagai contoh adalah melalui internet, misalnya lewat sosial networking, blog, berita, dan lain sebagainya. Sebaiknya mahasiswa pun harus mempelajari dan mengerti cara menggunakan dan menerapkan teknologi informasi dalam kehidupan sehari-hari khususnya dalam dunia perkuliahan. Namun disadari bahwa masih saja ada mahasiswa yang kurang menyadari hal ini, dan menganggap hal ini sebagai sesuatu yang sepele dan tidak perlu. Padahal teknologi informasi itu membantu memudahkan pekerjaan - pekerjaan mahasiswa. Apalagi hal ini pasti sangat diperlukan di dunia pekerjaan nantinya, apa mahasiswa nanti hanya akan menjadi penonton dan manusia purba saja kalau tidak mengerti dan tidak mau belajar tentang teknologi informasi?
Sebagai contoh nyata, hampir semua perguruan tinggi menggunakan teknologi dalam proses belajar mengajar. Mahasiswapun sudah seharusnya mengikuti jaman yang serba teknologi. Mahasiswa akan kesulitan untuk mengerjakan tugas. Sebagai mahasiswa, harusnya menunjukan kalau mahasiswa itu berpendidikan, tidak gaptek dan mampu mengikuti perkembangan jaman.
Jaman dulu kalau mau memberi kabar harus lewat surat atau langsung datang ke orang yang bersangkutan, jaman sekarang dengan adanya teknologi hanya beberapa detik pun kita bisa memberi kabar, bertanya bahkan bercakap-cakap misalnya lewat SMS, E-mail, chatting, facebook, dan lain-lain. Mengerjakan, menyimpan, dan memindahkan tugas memakai cara manual seperti ditulis atau di fotocopy sekarang bisa menggunakan flashdisk atau download di internet. Aktivitas presentasi yang harus menulis dipapan tulis atau masih menggunakan OHP pun sudah digantikan dengan LCD proyektor dan laptop. Aktivitas belanja pun jadi lebih mudah lewat internet dan mencari bahan-bahan tugas pun menjadi lebih mudah dan menyenangkan. Begitupun banyak hal lain yang bisa dilakukan dengan mudah, cepat dan tepat melalui teknologi informasi.
Siapa yang tidak kenal dengan facebook? Twitter? Blog? Wikipedia? Google? Yahoo? dan situs-situs lainnya. Tidak bisa membuat blog? Tidak punya handphone? Tidak bisa membuat presentasi yang bagus? tidak bisa mengoperasikan komputer? database? Kalau mahasiswa tidak tahu apa-apa tentang teknologi sudah dapat dipastikan dia akan ketinggalan dan tidak mampu bersaing dengan lainnya. Jangan jadi mahasiswa yang tempo dulu, perubahan teknologi itu baik. Sebetulnya keuntungan menggunakan teknologi sangatlah banyak, jadi mahasiswa perlu untuk mempelajarinya. Khususnya bagi para mahasiswa STIE-MCE, karena di lingkungan kampus kita ini pun sudah semuanya serba teknologi.
Asal mau mempelajarinya pasti mahasiswa yang gaptek itu akan menjadi mahasiswa yang canggih. Tapi kalau mahasiswa gaptek cuek, bersiap-siaplah tersingkir dari persaingan dunia yang semuanya serba teknologi. Syarat untuk mengerti teknologi salah satunya adalah harus menggunakan dan mempunyai suatu teknologi itu sendiri. Misalnya kalua mau bisa canggih menggunakan handphone, maka setidaknya minimal mempunyai dan sering menggunakan handphone, sama juga seperti laptop, internet dan lain sebagainya.
Saya bersyukur kalau ada mata kuliah IT For Business di kampus saya, sangat bermanfaat bagi saya yang dulunya agak gaptek ini. Demikianlah blog yang saya buat ini, semoga bermanfaat bagi yang membacanya. Terimakasih.
Langganan:
Postingan (Atom)


